Intellasia East Asia News – Penyelidik Indonesia mungkin perlu satu tahun lagi untuk menyelidiki kecelakaan Sriwijaya
Indonesia

Intellasia East Asia News – Penyelidik Indonesia mungkin perlu satu tahun lagi untuk menyelidiki kecelakaan Sriwijaya

Penyelidik Indonesia mungkin perlu satu tahun lagi untuk menentukan penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tahun lalu yang menewaskan 62 orang di dalamnya, menurut laporan sementara yang dirilis pada hari Kamis.

Di bawah standar internasional, laporan akhir biasanya akan dikeluarkan dalam waktu satu tahun setelah kecelakaan 9 Januari 2021, tetapi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia mengatakan pandemi telah mempersulit timnya untuk melakukan perjalanan.

“Karena data baru dikumpulkan, kami sedang menyusun laporan akhir, termasuk analisis dan kesimpulan,” kata penyidik ​​KNKT Nurcahyo Utomo kepada Reuters.

Kecelakaan Sriwijaya adalah kecelakaan maskapai besar ketiga di Indonesia hanya dalam waktu enam tahun dan menyoroti catatan keselamatan udara yang buruk di negara itu.

Boeing Co (BA.N) 737-500 yang berusia 26 tahun memiliki ketidakseimbangan dalam daya dorong mesin yang akhirnya menyebabkan pesawat terguling tajam dan kemudian menyelam terakhir ke laut, kata laporan sementara itu.

Itu sejalan dengan laporan awal yang dikeluarkan tahun lalu.

Ketika pesawat mencapai 8.150 kaki (2.484 meter) setelah lepas landas dari Jakarta, tuas throttle mesin kiri bergerak mundur sementara tuas kanan tetap di posisi semula, kata laporan itu, mengutip perekam data penerbangan.

Ada dua masalah sebelumnya yang dilaporkan dengan sistem autothrottle yang secara otomatis mengontrol tenaga mesin berdasarkan catatan perawatan, tetapi masalah itu diperbaiki empat hari sebelum kecelakaan, kata KNKT tahun lalu.

Perekam suara kokpit ditemukan dari Laut Jawa pada Maret, setelah laporan pendahuluan dirilis.

Laporan sementara mengatakan komunikasi perwira pertama telah direkam tetapi suara kapten hanya direkam ketika cukup keras untuk didengar dari mikrofon headset perwira pertama. Itu tidak memberikan rincian komunikasi.

Investigasi juga menjalankan tes pada sistem peringatan jarak dekat dan sudut spoiler serta kontrol penerbangan dan komputer autothrottle yang sebelumnya dipasang tetapi dilepas sebelum kecelakaan. Dua simulasi penerbangan dilakukan di Amerika Serikat, tambah laporan itu.

https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesian-investigators-may-need-another-year-probe-sriwijaya-crash-2022-01-13/

Kategori: Indonesia


Cetak Postingan Ini

Posted By : totobet hk hari ini